Sebuah Ocehan : Tentang Penghematan Energi

hemat energi
Langkah Pemerintah Salah kaprah soal penghematan BBM dan energi dan edukasinya masyarakat. Seharusnya :
1. Bukan menaikan harga BBM, tapi membatasi jumlah pembelian BBM / harinya, mekanismenya tinggal dipikirkan, toh di Indonesia banyak orang pintar dan orang bejo
2. Bukan menjamurkan produksi motor baru dan mobil murah, tapi memperbaiki sarana transportasi publik agar nyaman dan ongkosnya jauh lebih murah ketimbang jika diakumulasi sebulan jangan sampai hampir sama dengan mencicil motor, atau kalau bisa ongkos nya GRATIS, subsidi BBM diberikan untuk transportasi publik
3. Bukan meninggikan jalan yang masih bagus dengan lapisan beton yang entah kualitasnya bagaimana. Tapi melebarkan trotoar agar pedestrian / pejalan kaki peminatnya makin banyak, karena merasa nyaman berjalan di trotoar yang layak. Lha ini trotoar sudah dimakan bahunya oleh PKL pakai terpal yang lebar, belum lagi pot beton atau panel central telepon dll, gepeng dan anjal berserakan di trotoar sempit, tambah malas orang jalan kaki 😀
4. Gerakan Gowes? Ide bagus, hanya saya mau tanya harga sepeda di Indonesia murah apa mahal? kalau mahal bisa kasih subsidi enggak ke pabrik gowes dan pelajar yang mau beli sepeda (saking mahalnya sepeda gak rasional, akhirnya pelajar dibawah umur mending dibeliin sepeda motor, salah siapa ya? hehehe)
5. Jangan ada lagi Pemadaman Listrik Bergilir ! PLN mulailah berinovasi secara cluster, membuat binaan – binaan per kecamatan untuk membuat pembangkit energi alternatif sesuai potensi daerah sekitar, misal daerah pesisir PLN support investasi membuat backup generator listrik tenaga angin dan gelombang pantai atau daerah gersang dibuat banyak panel surya, sehingga pas pemadaman dari sumber listrik utama, akan tersokong oleh sumber energi cadangan. Mudah mudahan Pak Dahlan Iskan denger, daripada sibuk bikin mobil listrik, mending bikin pembangkit listrik alternatif di pelosok pelosok.
(Rumah69.com)

Comments

comments

admin

Tinggalkan Balasan