Seputar Makanan Yang Mencerdaskan Otak Anak

Sebagai orang tua tentu kita akan tenang dan merasa bangga apabila mendapati buah hati kita dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, maka dari itulah betapa pentingnya untuk memperdalam pengetahuan kita selaku orang tua demi pertumbuhan dan perkembangan buah hati kita tersayang, bagaimana anak kita dapat tumbuh dan berkembang tentu saja tergantung kita yang merawatnya. Seperti kita ketahui perkembangan dan pertumbuhan otak anak dimulai sejak ia masih dalam kandungan, hingga anak berusia 3 tahun. Pada masa-masa inilah sel-sel saraf otak berkembang amat pesat. Jika pada masa ini bayi tidak mendapatkan kebutuhan gizinya, kekurangannya tak akan bisa dipenuhi lagi di kemudian hari. Karena itu, penting untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang di usia ini.

Perlu diketahui, ada dua tahap masa golden years anak: pertama, sejak konsepsi hingga bayi berusia 9 bulan dalam kandungan. Kesehatan bayi berada dalam kondisi optimal baru bisa terdeteksi langsung setelah kelahiran, yang ditandai dengan berat lahir normal, Inisiasi Menyusu Dini (anak langsung mencari puting ibu), dan anak menangis. Kedua, dihitung sejak kelahiran bayi hingga 2 tahun.

Ketika anak lahir, otaknya baru mencapai perkembangan 60 persen, dan ketika ia mencapai 2 tahun, otaknya baru mencapai 80 persen. Makin ia berkembang hingga 14-15 tahun, otaknya mencapai perkembangan hingga 90 persen. Tentunya ini diketahui dengan membandingkan kemajuan fisik dan kemampuan anak sesuai tabel pertumbuhan anak. Untuk bisa mencapai potensi optimal otak dan pertumbuhan fisiknya, diperlukan nutrisi tepat dan seimbang, juga stimulasi untuk otak.
Asupan anak untuk periode usia emas kedua merupakan hal yang sangat penting untuk anak. Diperlukan kemauan dan kerja keras orangtua untuk memastikan si kecil mendapat nutrisi tepat dan seimbang tersebut. Apa saja yang dibutuhkan?

Makanan yang terbaik dan tepat untuk bayi berumur 0-6 bulan adalah ASI. Bayi usia 6 bulan bisa diperkenalkan kepada makanan padat sesuai kemampuan dan umurnya. Misal, nasi tim, sari buah, dan lainnya. Makin beragam jenis makanan yang diperkenalkan pada anak, makin variatif menunya, makin baik dampaknya kepada pemenuhan zat gizinya. Jangan memaksakan memberikan makanan padat pada anak yang usianya masih dibawah 6 bulan karena akan berdampak buruk bagi perkembangan pencernaannya dan akan berefek terus menerus membayangi anak kita pada saat dia sudah besar nanti pun sistem pencernaannya akan mudah terganggu karena lemah.

Pertumbuhan yang cepat pada usia balita memerlukan penambahan konsumsi zat pembangun (bahan makanan mengandung protein) dan pengatur (bahan makanan mengandung vitamin dan mineral). Bertambahnya aktivitas memerlukan penambahan bahan sumber tenaga (bahan makanan mengandung karbohidrat dan lemak). Pertumbuhan mental memerlukan lebih banyak zat pembangun, terutama untuk pertumbuhan sel-sel otak yang sangat cepat.

Persentase komposisi makanan yang baik yaitu karbohidrat harus memenuhi 55-60 persen, sementara protein 15-20 persen, lemak 25-30 persen, dan sisanya vitamin. Karbohidrat bisa didapatkan melalui bahan makanan seperti umbi-umbian, jagung, dan gandum. Sementara protein hewani dan nabati bisa didapat dari ikan, kacang kedelai (tahu dan tempe), susu, dan keju. Lemak yang berasal dari hewani dan nabati juga penting untuk dipenuhi lewat sumber lemak esensial yang juga dikenal sebagai lemak cerdas (DHA, AA, Omega-3, dan Omega-6). Vitamin bisa didapat dari buah dan sayur, juga sinar matahari pagi hari.

Salah satu zat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak adalah Omega-3, bisa didapat dari labu parang, minyak biji kapas, dan kacang-kacangan. Sementara untuk Omega-6 bisa didapat dari jagung, biji bunga matahari, biji wijen, dan susu pertumbuhan yang diperkaya dengan lemak esensial tadi. Sementara untuk DHA bisa didapatkan melalui salmon, makarel, herring, sardin, tuna, minyak wijen, lemon, minyak biji bunga matahari, kenari, zaitun, dan lain-lainnya.
Makanan terbaik untuk protein otak adalah tyrosine dan tryptophan yang bertugas sebagai penyampai pesan ke otak dan pengolah pesannya. Bahan ini bisa didapatkan dari telur, susu pertumbuhan yang sudah diperkaya kedua hal ini, ikan-ikanan, daging putih (daging unggas), daging merah, dan biji-bijian seperti kacang serta hasil olahannya (tempe, tahu, dan oncom).

Untuk membangun mental anak yang baik maka dibutuhkan makanan yang mengandung mineral baik, ada 9 mineral kunci kekuatan mental, yakni zat besi, magnesium, fosfor, mangan, sodium, potasium, kalsium, seng, dan boron. Zat ini menjamin pesan otak mengalir lancar ke seluruh sistem saraf dan otak. Tujuh vitamin yang juga sangat penting bagi otak adalah; vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan biotin, ditambah vitamin C.
Jangan lupakan juga fungsi sayuran. Warna pada sayuran bisa mengisyaratkan kandungannya. Warna-warni makanan memiliki kandungan zat gizi yang penting bagi kesehatan otak, seperti:
1. Paprika merah, kaya akan beta karoten.
2. Bawang bombay, warna kuningnya dari antoxantin, pelindung kuat terhadap kerusakan akibat radikal bebas.
3. Brokoli, kaya akan beta karoten yang juga ada di dalam wortel.
4. Bit, warna ungunya disebabkan karena antosianid, yang melindungi membran otak.
5. Tomat, warna oranye kemerahannya menandakan antioksidan likopen yang kuat untuk melindungi membran otak.
6. Wortel, warna jingganya berasal dari beta karoten, mineral kalsium, magnesium, dan zat besi.
7. Alpukat, mengandung beta karoten, vitamin C, dan vitamin E. Buah ini juga mengandung lemak tidak jenuh.
8. Jambu biji, sumber vitamin C tinggi.
9. Pepaya, vitamin C yang tinggi dan enzim papain untuk mencerna protein.

Perlu diingat juga, diperlukan variasi untuk memberikan makanan kepada anak-anak. Selain karena anak-anak bisa bosan dengan makanan yang sama berulang-ulang, variasi pun memperkaya vitamin dan gizi yang diasup anak. Salah satu asupan yang tak boleh terlupakan pula adalah air, untuk memastikan bahwa makanan terproses dan menghantarkan zat-zat penting tadi ke seluruh tubuh
Contoh Sajian makanan untuk anak yang dapat menggugah selera makan anak.

Sate Lilit Ikan Kakap
Sate lilit yang terbuat dari daging ikan
kakap ini memiliki tekstur yang sangat lembut karena daging ikan telah digiling atau dihaluskan terlebih dulu. Selain itu aroma serai yang menjadi tusuk dari sate ini memberikan aroma yang khas yang membuat sajian ini terasa lebih harum.
Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
250 gram daging ikan kakap giling
150 gram udang giling
100 gram kelapa parut
1 lembar daun salam
1 batang serai, dimemarkan
1/2 sendok teh asam jawa
2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya, diiris halus
1/2 sendok teh merica hitam, ditumbuk kasar
1 sendok makan garam
2 buah cabai rawit hijau, dicincang halus
2 sendok makan gula merah
2 sendok makan minyak untuk menumis
17 batang serai, diambil bagian putihnya

Bumbu Halus:
2 buah cabai merah, dibuang biji
2 siung bawang putih
6 butir bawang merah
1 cm kunyit, dibakar
1 buah tomat, dibuang bijinya
1 cm jahe
2 butir kemiri, disangrai
1/2 sendok teh terasi, dibakar

Cara membuat :
1.Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan asam jawa sampai harum. Sisihkan. Dinginkan.
2.Aduk rata daging ikan kakap, udang, kelapa parut, garam, merica hitam kasar, cabai rawit, gula merah, dan bumbu tumis Ambil sedikit adonan. Rekatkan pada batang serai. Bentuk seperti pentul.
3.Bakar dengan bara api sambil dibolak balik sampai matang dan harum.
Untuk 17 tusuk

NUGGET TAHU
Bahan:
300 g tahu putih, tiriskan, potong-potong
1 lembar roti tawar, potong-potong
1 butir telur ayam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
20 g wortel, cincang halus
Pelapis:
1 putih telur ayam, kocok hingga berbuih
150 g tepung panir kasar

Cara Membuat:
1. Masukkan semua bahan ke dalam foodprocessor kecuali wortel, proses hingga lembut.
2. Tambahkan wortel cincang, aduk rata.
3. Ratakan adonan daging di dalam loyang segi empat.
4. Kukus dalam kukusan panas selama 30 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
5. Potong-potong adonan ukuran 4x4x1,5 cm
6. Celupkan dalam putih telur lalu lapisi dengan tepung panir hingga rata.
7. Goreng dalam minyak panas hingga kecokelatan warnanya.
8. Potong-potong melintang.
9. Sajikan selagi hangat
Sajian untuk 24 porsi.

NUGGET SAYUR
Bahan:
75 gram tepung terigu
5 butir telur, kocok lepas
1 ikat bayam, petik daunnya, cincang kasar
100 gram wortel, parut kasar
1/2 buah bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdt merica bubuk
2 1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
100 ml air
Bahan pencelup:
3 butir telur, kocok lepas
100 gram tepung panir/tepung roti

Cara Membuat:
1. Aduk rata semua bahan hingga tercampur.
2. Tuang dalam loyang berukuran 18 x 18 x 3 cm yang sudah dialasi plastik bening.
3. Kukus adonan selama 30 menit atau hingga matang. Angkat, dinginkan.
4. Potong-potong nugget sesuai selera atau cetak dengan cetakan kue kering.
5. Celupkan nugget dalam kocokan telur, lalu gulingkan dalam tepung panir hingga semua bagian tertutup.
6. Lakukan sekali lagi, celupkan dalam kocokan telur lalu gulingkan dalam tepung panir. Lakukan hingga semua adonan habis.
7. Jika ingin digoreng lain waktu, masukkan nugget sayur dalam freezer.
8. Goreng nugget dengan minyak panas sedang hingga kuning keemasan. Angkat, tiriskan.
Demikian ulasan penulis, Semoga bermanfaat.

Salam

Comments

comments